TNC GROUP SIBER.WEB.ID || BATAM – Angin puting beliung merusak bangunan workshop milik PT. VME di kawasan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan keterangan di lokasi, cuaca yang semula mendung disertai hujan deras tiba-tiba berubah menjadi angin kencang berputar. Dalam waktu singkat, bangunan workshop yang bersifat sementara itu mengalami kerusakan parah setelah diterjang angin.
Petugas keamanan PT VME, Rudi Abdullah, mengatakan bangunan yang rusak merupakan workshop temporer yang digunakan untuk mendukung pekerjaan pembuatan modul proyek perusahaan.
"Bangunan itu sifatnya temporer dan memang bisa dipindah-pindahkan. Karena itu, saat angin datang bangunannya dengan mudah terangkat," ujar Rudi.
Ia menjelaskan, meski angin puting beliung hanya berlangsung beberapa menit, daya rusaknya cukup besar. Atap seng, rangka besi, dan sejumlah material bangunan beterbangan serta berserakan di sekitar lokasi.
Rudi menambahkan, tidak adanya korban jiwa karena sebagian besar pekerja tidak berada di dalam workshop saat kejadian. Mereka memilih berlindung di lokasi yang lebih aman sambil menunggu hujan reda.
"Untungnya tidak ada korban jiwa. Begitu angin datang, karyawan yang berada di sekitar lokasi langsung berusaha menyelamatkan diri dan menjauh dari workshop," katanya.
Respons cepat para pekerja dinilai menjadi faktor penting yang mencegah jatuhnya korban, mengingat material bangunan yang beterbangan berpotensi membahayakan keselamatan.
Hingga berita ini ditulis, manajemen PT VME belum memberikan keterangan resmi terkait besaran kerugian material maupun dampak insiden tersebut terhadap jadwal proyek. Saat ini, perusahaan masih melakukan pendataan kerusakan dan pembersihan area terdampak.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi perusahaan yang menggunakan bangunan sementara agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Masyarakat juga diimbau tetap waspada saat hujan lebat disertai angin kencang, serta menghindari berteduh di bawah bangunan temporer maupun pohon berukuran besar.
Redaksi/Suhaimi
0 Komentar