LUBUK LINGGAU – Suasana berbeda terasa di Aula Tathya Dhaharka Polres Lubuk Linggau pada Selasa, 28 Juli 2026. Bukan apel pagi atau rapat dinas, tapi forum kekeluargaan untuk membicarakan hal paling penting: kesehatan.
Kepolisian Resor Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan menggelar penyuluhan kesehatan dengan tema "Mencegah Sudden Death, Demi Tugas dan Keluarga di Rumah". Kegiatan ini sengaja dikemas agar tidak kaku, supaya pesan kesehatannya benar-benar masuk dan dipahami oleh seluruh personel beserta anggota Bhayangkari.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Polres Kompol M. Syamsul Zachri yang mewakili Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi. Di barisan depan terlihat Kasi Dokkes Polres IPDA John Susanto dan narasumber utama dr. Azzahra Uzhma. Kursi aula penuh. Dari anggota muda, senior, hingga ibu-ibu Bhayangkari hadir dengan antusias.
Dalam sambutannya, Waka Polres menyampaikan pesan yang menyentuh. Beliau mengingatkan bahwa menjadi anggota Polri bukan pekerjaan biasa. Ada tanggung jawab besar, waktu yang tidak menentu, dan tekanan yang datang silih berganti.
"Kita semua tahu tugas di lapangan itu tidak ringan. Kadang makan tidak teratur, tidur kurang, pikiran juga penuh. Tapi justru karena itu, kita harus paling jaga kesehatan. Karena sehat itu bukan untuk diri kita saja. Sehat itu untuk anak istri di rumah yang menunggu, dan untuk masyarakat yang kita layani," tegas Kompol Syamsul.
Beliau juga mengapresiasi inisiatif Dokkes yang menggagas kegiatan ini. Menurutnya, penyuluhan seperti ini sangat tepat waktu dan tepat sasaran.
dr. Azzahra Uzhma menjelaskan dengan bahasa yang mudah dimengerti tentang apa itu kematian mendadak atau sudden death.
"Banyak dari kita mengira sehat-sehat saja. Padahal di dalam tubuh bisa ada 'bom waktu' seperti penyumbatan jantung atau tekanan darah tinggi yang tidak pernah kita cek," jelas dr. Azzahra.
Beliau memaparkan 3 hal penting:
"Penyebab utama Gangguan jantung koroner, stroke, dan kelelahan fisik-mental yang dipaksakan terus menerus.
"Faktor pemicu di kehidupan sehari-hari Pola makan cepat saji dan berminyak, jarang olahraga, begadang, merokok, konsumsi alkohol, dan stres kerja yang tidak dikelola.
"Langkah pencegahan Mulai dari hal kecil seperti jalan kaki 30 menit, makan sayur dan buah, cukup tidur 6-8 jam, cek tensi dan gula darah rutin, hingga berani istirahat saat badan sudah memberi sinyal.
Tidak hanya teori, tim Dokkes juga mempraktikkan pertolongan pertama. Bagaimana cara mengenali seseorang yang tiba-tiba pingsan, cara memanggil bantuan, dan tindakan awal sebelum tim medis datang. Beberapa personel bahkan maju untuk simulasi langsung.
Kasi Dokkes IPDA John Susanto menutup materi dengan pesan yang menguatkan. "Bapak-bapak, ibu-ibu. Jaga kesehatan itu ibadah. Kalau kita sakit, siapa yang gantikan tugas kita? Kalau kita tidak ada, siapa yang jaga keluarga kita? Makanya yuk, mulai dari hari ini kita periksa diri, ingatkan rekan, dan biasakan hidup sehat," ucapnya.
Sesi tanya jawab jadi bagian paling hidup. Banyak personel yang bertanya tentang nyeri dada saat dinas malam, sakit kepala karena kurang tidur, sampai tips mengatur pola makan saat sedang patroli. Semua dijawab dengan sabar oleh tim medis.
Di akhir kegiatan, Waka Polres kembali menegaskan komitmen Polres Lubuk Linggau. Penyuluhan ini bukan kegiatan seremonial satu kali. Ke depan akan dibuat jadwal rutin: cek kesehatan berkala, senam bersama, dan edukasi kesehatan lainnya.
"Harapannya sederhana. Semua anggota Polres Lubuk Linggau dan keluarga bisa tetap kuat, bugar, dan panjang umur. Supaya pengabdian kepada masyarakat bisa terus berjalan, dan semua bisa pulang ke rumah dengan selamat.
Karena pada akhirnya, polisi yang hebat adalah polisi yang sehat.
Sumber : polres lubuk Linggau
Redaksi / suhaimi
0 Komentar