KHILAFATUL MUSLIMIN WILAYAH BORNEO SILATURAHMI DAN DIALOG DENGAN MUI KALTIM, TEGASKAN KHILAFAH ADALAH AL-JAMA’AH, BUKAN NEGARA

TNC GROUP SIBER.WEB.ID || KALIMANTAN TIMUR — Khilafatul Muslimin Wilayah Borneo melakukan silaturahmi dan dialog dengan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur, Senin, 7 September 2026 M atau 25 Rabiul Awal 1448 H.

Pertemuan berlangsung di Kantor MUI Provinsi Kalimantan Timur, Kota Samarinda. Dalam pertemuan tersebut, Khilafatul Muslimin menyampaikan sejumlah pandangan terkait persatuan umat, tauhid, kehidupan berjamaah, serta pemahaman mereka mengenai khilafah.

Amir Wilayah Borneo, Ust. Amiruddin Dewa Albugisi, mengatakan bahwa disamping melaksanakan ketaatan kepada ulil amri, silaturahmi tersebut dimaksudkan untuk menyampaikan pemahaman mengenai konsep khilafah yang selama ini mereka yakini.

“Selanjutnya meluruskan pandangan umat bahwa khilafah bukan negara, tapi khilafah adalah jamaah atau wadah bersatunya umat yang dipimpin oleh seorang Khalifah/Amirul Mu’minin,” ujar Ust. Amiruddin.

Dalam dialog tersebut, pihak Khilafatul Muslimin juga menyampaikan ajakan kepada kaum Muslimin, termasuk para kiai di MUI, untuk bersama-sama memperjuangkan Islam dalam satu barisan dan satu kepemimpinan.

Ust. Amiruddin kemudian mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 103:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا

“Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai.”

Ia juga mengutip Surah Asy-Syura ayat 13:

أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلَا تَتَفَرَّقُوا فِيهِ

“Tegakkanlah oleh kalian agama ini, dan janganlah kalian berpecah belah di dalamnya.”

Menurut Ust. Amiruddin, ayat tersebut menjadi salah satu landasan pentingnya persatuan umat Islam dan menghindari perpecahan.

LIMA PERWAKILAN KHILAFATUL MUSLIMIN

Dalam pertemuan tersebut, Khilafatul Muslimin Wilayah Borneo diwakili lima orang, yaitu Ust. Amiruddin Dewa Albugisi selaku Amir Wilayah Borneo, Ust. Kusnadi selaku Amir Ummul Quro Kaltim Bagian Timur, Ust. Muhammad Abdul Aziz selaku Mas’ul Ummah Tapin Banjarmasin, serta Ust. Muhammad Ikbal Ali dan Ust. Irwan Saleng sebagai staf wilayah.

Sementara dari pihak MUI Kalimantan Timur Ust. Muhammad Haeban selaku Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Kaltim, Ust. Hasmidi selaku Sekretaris Umum, Ust. Ahmad Sofyan Herman selaku salah satu ketua, serta dua orang staf MUI.

BAHAS TAUHID DAN PERPECAHAN UMAT

Selain persoalan khilafah, dialog juga membahas masalah tauhid dan perpecahan di tengah umat Islam.

Ust. Amiruddin menyampaikan pandangan Khilafatul Muslimin agar umat Islam meninggalkan kesyirikan dan kembali kepada tauhid. Ia juga mengajak umat untuk bersatu dalam wadah yang mereka yakini sebagai wadah yang haq, yaitu Khilafatul Muslimin.

Dalam penyampaiannya, Ust. Amiruddin mengutip firman Allah SWT dalam Surah Ar-Rum ayat 31–32:

وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُشْرِكِينَ ۝ مِنَ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا

“Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan.”

Menurutnya, ayat tersebut menjadi pengingat mengenai bahaya perpecahan dalam kehidupan umat Islam.

DIALOG BERLANGSUNG DALAM SUASANA TERBUKA

Silaturahmi dan dialog berlangsung dengan saling menyampaikan pandangan. Pihak Khilafatul Muslimin menyebut perwakilan MUI menyimak penyampaian yang disampaikan selama pertemuan.

Menurut Ust. Amiruddin, perwakilan MUI juga mempersilakan Khilafatul Muslimin untuk terus berjuang dan bersabar dalam setiap kondisi.

Ia menambahkan, pihak MUI turut menyampaikan terima kasih atas ilmu dan pandangan yang disampaikan dalam pertemuan, khususnya mengenai pemahaman Al-Jama’ah dan Khilafatul Muslimin.

BERHARAP PEMAHAMAN UMAT SEMAKIN TERBUKA

Ust. Amiruddin berharap silaturahmi tersebut tidak berhenti sebagai sebuah pertemuan, tetapi dapat menjadi salah satu ruang komunikasi untuk membahas persoalan persatuan umat, tauhid, dan konsep khilafah.


Silaturahmi tersebut menjadi kesempatan bagi Khilafatul Muslimin Wilayah Borneo untuk menyampaikan pandangan mereka bahwa khilafah yang dimaksud adalah Al-Jama’ah, bukan negara, serta merupakan wadah persatuan umat yang dipimpin oleh seorang Khalifah/Amirul Mu’minin.

VIDEO LENGKAP DIALOG

Untuk melihat jalannya dialog secara lengkap, rekaman video silaturahmi Khilafatul Muslimin Wilayah Borneo bersama perwakilan MUI Kalimantan Timur dapat disaksikan melalui tautan berikut:

Facebook :

https://www.facebook.com/reel/1894300454880042/?app=fbl

Youtube :

https://youtu.be/azahPoEj-6Y?si=3_xFCJLCL7lQAqJI

(Abu Nusaibah)

0 Komentar